Translate

Wednesday, May 22, 2013


SIAPAKAH KRISTUS YESUS?

Dari sekian banyak bacaan Alkitab yang menjadi favoritku, salah satunya adalah Filipi 2:5:11, yang aku kutipkan di sini:
“.... Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!”

Hanya dalam 6 ayat yang singkat, seluruh identitas, misi, dan kehidupan Yesus Kristus dijabarkan di sini:
dalam rupa Allah ~ Kristus adalah Allah, yang telah menciptakan seluruh langit dan bumi dan laut dan segala isinya ini; 
tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, ~ begitu mencintai manusia ini hingga rela melepaskan status keilahianNya; 
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, ~ telah merendahkan diriNya sedemikian rupa, sehingga dari Allah pemilik alam semesta raya ini, menjadi hanya berstatus pelayan, yang harus menghambakan diriNya bagi keselamatan manusia; 
dan menjadi sama dengan manusia. ~ menjadi 100% manusia darah dan daging, yang bisa merasa lapar, bisa merasa haus, bisa merasa sakit dan bisa mati, sama persis seperti kita;
Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya ~ dan sebagai manusia pun Dia merendahkan diriNya, tidak memilih menjadi keturunan bangsawan yang kaya raya, tidak lahir di istana, tetapi lahir di kandang binatang, besar sebagai anak tukang kayu, menjadi rakyat jelata yang miskin, tidak punya rumah sendiri, dan sama sekali tidak punya kuasa apa-apa;
dan taat sampai mati, ~ selama hidupNya Dia taat kepada Allah Bapa, menjadi teladan bagi manusia, Dia menyelesaikan misiNya di dunia ini dengan tuntas, hingga bersedia mati menggantikan kita;
bahkan sampai mati di kayu salib. ~ menjalani kematian yang paling hina, memikul kutuk kita, karena kematian dengan disalibkan itu adalah terkutuk seperti yang tertulis di: 
Galatia 3:13
Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"

8. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Ayat-ayat ini sungguh menyentuh hatiku. Bahwa Tuhan begitu mencintai manusia, termasuk diriku, yang bobrok, yang penuh dosa, yang jahat, yang egois, yang sombong, yang tidak takut pada Allah, yang degil, yang tidak merasa bersalah, hingga Dia yang Tuhan, yang bertakhta di kerajaan Surga, mau turun menjadi manusia untuk memikul hukuman dosa kita, bahkan sebelum kita kenal siapa Dia, sebelum kita mau mengikutiNya, supaya kelak kita tidak usah mati, karena hukuman kita telah dijalaniNya.
Sungguh besar kasih karuniaNya kepada kita. Sungguh besar utang budi kita kepadaNya.
Tuhan yang Mahapenyayang. Tuhan yang Mahapengampun.


19 Mei 2013
Like ·  ·  ·  · 7 hours ago